Friday, March 02, 2007

(Agak) Pasifis

Photobucket - Video and Image Hosting

Damai = bukan semata ketiadaan perang. Namun damai lebih indah jika bukan dalam ketenangan semata ,namun hadirnya keadilan.

Hidup memang tidak mudah, namun bukan berarti ego untuk kekerasan sekecil apapun dibiarkan berkembang menjadi besar. Prinsip mutlak, dari sikap anti perang adalah menganggap kekerasan itu omong kosong, kesia-siaan dan juga memboroskan biaya. Terlihat sebagai pernyataan seorang Pasifis , namun ini bukan semata dominasi sikap seorang pasifis biasa, ini merupakan harapan sebagian orang yang ingin hidup dengan damai dan tenang di dunia, termasuk saya, teman-teman, pacar, pacarnya teman, tetangga, ibu, bapak, bude, sekampung, se RT ...sumpah kecuali infotainment.

Photobucket - Video and Image Hosting

Namun kelembutan dan pilihan sikap ini bisa berubah menjadi berbalik ketika bertemu oposan bebal yang tetap akan bertikai. Sikap ini menjadi pragmatis, mengacu pada realita, pada dasarnya manusia memang membutuhkan friksi, kompetisi untuk bersaing hidup. Sayangnya, hal ini memang sudah mendarah daging, semenjak jutaan tahun silam hingga sekarang, sejalan menuanya umur bumi, tingkat kompetitif manusia terus berlanjut dalam opsi sikap. Beradab atau dibungkus dalam anti-keberadaban, untuk memimpin dan menguasai.

Itulah Manusia, sebagai jenis primata bidpedal (berjalan dua kaki) memang lebih berkuasa dibandingkan hewan lain di muka bumi ini, sayang kemampuan mereka terbatasi, betapa mudah mereka mengalami obesitas :D dan kerapuhan dibandingkan primata lain. Selain itu memang kejam.

Photobucket - Video and Image Hosting

ah lieur...., rasanya pada akhirnya postingan dan editan gambar ini cuma pelengkap blog semata, toh saya bukan siapa-siapa untuk berteriak "Musnahkan Perang", kecuali mengkaji dan menyimak bahwa upaya ini telah sejalan dengan usia peradaban perang itu sendiri di Dunia.

link

2 comments:

triesti said...

BIG HUUUUUUUUUUGS.... :)

wahyudi pratama said...

YAAAAAAAAAA